Buku ini memperkenalkan kesadaran-kesadaran tentang sebuah "perpustakaan" yang kaya pada guru, pendidik, bahkan segenap lapisan civitas akademika yang konsen dengan peningkatan mutu dan kualitas belajar-mengajar.
Portopolio memang memiliki beragam makna dan pemanfaatannya, sering kali bergantung pada konteks di mana istilah itu digunakan. Paling tidak saati ini portopolio seringkali dikaitkan dengan portopolio sebagai pengukur kompetensi/alat akreditasi. portopolio sebagai model atau strategi pembelajaran, dan portopolio sebagai alat penilaian hasil belajar.
Tanpa pendidikan, manusia tidak akan pernah berkembang dan berbudaya. Tanpa pendidikan, kehidupan manusia akan statis, tanpa ada kemajuan, bahkan bisa jadi akan mengalami kemunduran dan kepunahan.
Proses belajar dan mengajar adalah hal yang amat penting artinya dalam pengajaran di sekolah. Dapat dikatakan bahwa proses tersebut menempati posisi penting dalam usaha mensukseskan kegiatan pengajaran dan pendidikan pada umumnya.
Proses pembelajaran secara formal bergerak dinamis mengikuti perkembangan dan perubahan sistem pendidikan yang senantiasa mengalami penyempurnaan. Reaktualisasi dari penyempurnaan sebuah sistem pendidikan adalah diberlakukannya kurikulum baru.
Pengembangan model-model Pembelajaran merupakan suatu keniscayaan yang harus dipersiapkan dan dilakukan guru dalam kegiatan pembelajaran.
Buku Preskripsi Pembelajaran Mikro ini dapat digunakan oleh semua lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan guru, pelatihan tutor maupun pelatihan widyaiswara dan sejenisnya.
Terdapat beberapa jenis penilaian otentik diantaranya penilaian kineja untuk mengetahui proses kerja dari masing-masing siswa dalam pembelajaran. Penilaian kinerja adalah penilaian yang lebih cenderung penilaian pada aspek psikomotor tetapi juga menilai aspek efektif dan kognitif.